Yang tertinggal,hanya gambarmu,di meja kamarku,ditemani dua puisi tentang lara hati.Engkau adalah,yang terindah sepanjang hidupku,luka meruah,semua telah berlalu.Yang tersisa rinai tawamu,disudut benakku, seperti kau masih di sini larut di pelukku.Prahara menerjang,kekasihku terhanyut menghilang,ku semaikan duka,kau tak pernah kembali.Oh,angin malam,bawa laguku,ungkapan rindu menggebu,ku masih tetap bertahan,karna kenangan.[Song by Katon Bagaskara.]
THE UEC: ANOTHER VOTE-BAITING ISSUE? (PART 1)
-
Malaysia suffers from a serious political disease: too many of our
political parties and actors no longer approach issues with the genuine
intention o...
3 days ago

